Sabtu, 10 Oktober 2009

Empat Tanda Keimanan

Bagi orang Islam pendekatan Islam meletakkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah sebagai teras utamanya. al-qur’an dan sunnah Rasulullah S.A.W sebagai teras pegangan dan rujukannya. Gabungan kemantapan akidah (kepercayaan), syariah (perundangan), akhlak, moral dan nilai-nilai murni adalah teras perancangan dan pelaksanaan pembangunan diri dan pengurusan sistem untuk mencapai umat yang berkualiti dan negara yang cemerlang. merupakan pewujudan dari sebuah kekuatan kita untuk menjalankan apa yang menjadi pegangan kita sebagai seorang Muslim. Namun ketika kita dalam keadaan yang sangat kuat maka iman kita akan naik, namun ketika sedang tidak kuat maka kita akan sedikit goyang.
Ukuran dari Iman itu memang sulit terkadang naik dan juga bisa turun, itu karena manusia memang dilahirkan menjadi salah dan lupa.
dan seorang muslim yang sejati akan merasakan iman yang sesungguhnya jika kita dapat menjaga hati dan lidah kita.dan sebagai tanda keimanan kita. tanda keimanan kepada Allah SWT ada 4 tanda keimanan, inilah 4 tanda keimanan, sebagian ahli bijak mengatakan:"Tanda-tanda keimanan kepada Allah itu ada empat, yaitu:
1. Taqwa
2. haya' (punya rasa malu)
3. selalu bersyukur
4. Sabar

Taqwa adalah melaksanakan ketaatan kepada Allah dan menjauhkan diri dari segala macam bentuk kemaksiatan. ada juga yang mendefinisikan bahwa Taqwa adalah memelihara semua aturan Islam. Ada lagi yang mendefinisikan bahwa Taqwa adalah mengikuti jejak langkah Rasulullah SAW baik dalam ucapan maupun perbuatan.
Haya' (rasa Malu) itu ada dua macam , yaitu:
1. malu naluri (haya' nafsaniy), yaitu rasa malu yang dikaruniakan Allah kepada setiap diri manusia, seperti rasa malu kelihatan auratnya atau malu bersenggama di depan orang lain.
2. malu imani (haya' imaniy), yaitu rasa malu yang bisa mencegah seseorang dari melakukan perbuatan maksiat karena takut kepada Allah ta'ala.
syukur adalah memuji Allah yang selalu memberi kebaikan dengan menyebut-nyebut kebaikan-Nya.
Diantara bentuk sabar adalah tabah dan tidak mengeluh kepada selain Allah SWT ketika mendapat musibah.
maka dari itu kita sebagai seorang yang selalu berpegang teguh kepada aturan Allah agar kita menjadi manusia yang selalu mendapatkan Ridho-Nya. oleh karena itu dengan sudah tahu ada 4 tanda kepada keimana kepada Allah marilah kita merubah dan memperbaiki segala niat, yang akan kita kerjakan dan semoga kita menjadi orang-orang yang beruntung kelak di hari akhir. amiiin.

Jumat, 09 Oktober 2009

Empat Permata

Allah menciptakan manusia sebagai seorang kholifah di bumi. dan manusia diciptakan oleh Allah dengan banyaknya kesempurnaan namun bukan sempurna yang sesungguhnya. tapi yang perlu kita ketahui bahwa manusia di ciptakan mempunyai dua kekuatan yang membuat manusia menjadi manusia yang berguna di bumi. ketika manusia sudah mempunyai 2 kekuataan yang begitu besar yang pada diri manusia itu tapi kita selalu masih juga melakukan khilafan yang tiada henti namun Allah masih memberi banyak kenikmatan pada manusia dari nikmt lahir atau pun bathin. yang terpentinga dari manusia setelah dia melakukan kesalahan cepat-cepatlah engaku bertaubat karena Allah menyukai orang-orang yang bertaubat.
Manusia terdiri dari empat permata, dari empat permata itu manusia bisa mengerti baik, buruk, dan tercipta manusia yang saling menghargai ya, karena empat permata tersebut. Allah benar-benar menciptakan manusia itu dengan Rahman dan Rohimnya, maka manusia selalu mendapatkan apa yang dia rasakan namun tidak bisa mengerti apa yang telah Allah berikan.
contoh kecil setiap hari kita selalu mendapatkan rezki, tapi apakah kita tahu bahwa Allah telah memberikan kenikmatannya dengan terang-terangnya, kita selalu berdoa meminta rizki yang banyak dan Allah telah mengabulkan doa insan yang berdoa itu setiap detik setiap saat.
dan pada diri manusia masih ada nafsu. namun ketika nafsu itu tidak terkontrol maka orang itu akan rugi apa yang telah mereka tinggalkan lakukan.
Manusia akan lebih terkontrol secara rohani dan jasmani ketika dia bisa mengelola empat permata yang sudah dari manusia itu di lahirkan, inilah empat permatanya:

1. akal
2. agama
3. haya/rasa malu
4. amal shalih
maka dari itu kelolah empat permata itu agar engkau bisa menjadi manusia yang lebih baik dari manusia yang lainnya. ketika kemarahan dapat menghilangkan akal (sehat). hasud (dengki) dapat menghilangkan agam. tamak dapat menghilangkan haya' (rasa malu) Ghibah (mengumpat) dapat menghilangkan amal shalih.

Akal adalah permata rohani ciptaan Allah yang dilekatkan pada diri manusia, sehingga manusia bisa mengetahui perkarayang haq dan yang bathil.
Agama adalah aturan Allah yang mengajak orang berakal sehat untuk menerima segala yang dibawa Rasul.
Hasud adalah mengharapkan lenyapnya kenikmatan yang ada pada orang lain.
dan berkaitan dengan marah Rasulullah bersabda:
"Wahai Mu'awiyah, jauhilah olehmu marah, karena marah dapat merusak iman sebagaimana pahitnya Shabr (bratawali) merusak manisnya madu. (hr. baihaqi).
maka dari itulah manusia kelola rasa emosi sebaik mungkin agar kita bisa sabar dalam menghadapi semua dengan penuh rasa kasih sayang dan penyayang kepada sesama manusia. dan janganlah kau selalu menghasut kepada sesama manusia. Rasullah bersabda:
"Jauhilah oleh kalian hasud, karena hasud dapat menghapus (pahala) kebaikan sebagaimana api membakar kayu." (Hr. Abu Dawud).
dan ada sebuah syair mengatakan:
Katakanlah kepada orang yang senantiasa dengki kepadaku
"Tahukah kamu, kepada siapakah kamu tidak sopan?
kamu tidak sopan kepada Allah dengan taqdir-Nya
Jika kamu iri dengan nikmat yang telah diberikan-Nya kepadaku
karena itu, Tuhanku selalu mengabulkan permintaanku
sedang pintu permintaan bagimu semua tertutup."
dan Ghibah adalah menyebut-nyebutkan kejelekan orang lain di belakangnya dan kejelekan itu memang betul adanya. Apabila kejelekan yang disebut-sebutkan itu tidak ada padanya, maka itu berarti tuduhan dusta. Jika menyebut-nyebutkan kejelekan orang lain itu dilakukan dihadapannya, itu disebut memaki.
sedang pintu permintaan bagimu semuanya tertutup.

Kamis, 08 Oktober 2009

berabad-abad kita berada dalam kegelapan yang tak kunjung usai. Dia selalu berjalan dalam keabadian, apakah ini yang namanya penyusaian antara yang ada dan tidak ada. dalam langkah yang sama terkadang kita satu komitmen, terkadang kita malah satu tuju dan harapan....? Gila. Dia marah sama kita, karena aku sentuh dalam kegelapan tadi si Taji bangun. Dia, Sialan semalam aku bertemu mimpi yang tak kunjung usai, dia marah pada kita yang selah mengharapkan sesuatu yang tidak sesuai dengan kita.
tanpa kita sadari kita kandang senyum sendiri, bicara, berbincang dengan hati kita yang semakin lama semakin membisukan diri dalam kegelapan yang tak pernah usai. Hai. Kau selalu bangga dengan dirimu sekarang, apa yang kau lakukan pada dirimu sendiri...? apa kau mulai butakan dirimu dengan hal -hal yang penuh makna tersembunyi...? apa kau arti dari bumi, langit, awan, matahari, air dan apa yang ada dibumu ini. termasuk kau sudah paham apa yang kau inginkan dengan dirimu sendiri? Kau tanyakan saja pada dirimu sendiri jangan kau bawa dulu duduk atau kegiatan lain tapi kau renungi dulu apa yang kita maksud tadi,,,?
bermalam-malam kita selalu mimpi berkawan dengan senyum sang awan yang tak pernah sampai. yang ada pada kita hanya kepercayaan yang tak kunjungi terpenuhi oleh janji-janji kebusukan yang selalu saja teman saat kita pergi kemana-mana...?
aku Resah gelisah pada diriku sendiri...dan juga pada kekasihku malam terus berteriak...? Kau adalah kasihku yang ku puja dalam setiap taring nafasku..?
aku sayang kamu.....?
aku cinta kamu....?
yang ku cari hanya Ridhomu bukan atas tubuhmu atau udah bibirmu tapi yang kucari hanya kasih sayangmu juga cintamu pada ku hanya karena Allah semata-mata....?

Jumat, 02 Oktober 2009

waktu tak berujung dia selalu berputar terus menerus
waktu tak pernah mengeluh juga tak pernah cape
waktu tak inginkan sesuatu
waktu tak punya tujuan

cinta adalah kata yang sempurna bagi manusia
rindu adalah makna harapan yang paling kecil
kangen adalah perwakilan dari hati
sayang adalah anugerah yang kita punya kepada orang yang kita cinta

mereka itu tak berujung tiap waktunya ada perubahan
dia yang pertama atau yang kesekian kali tetap sama punya rasa
namun....
kita rasa yang sekarang ada kita himpun satu persatu

tiap cinta punya arah
tiap rindu punya lagu
tiap kangen ada harapan
tiap sayang memerlukan hati

pada langkah yang kita rangkai terjalin ikatan
ikatan yang akan memberikan arti pada kita
pada hati atau pada waktu kita sendiri
tiap hati dan waktu punya memori

aku sayang bukan karena kecantikan mu
aku cinta bukan karena keindahanmu
kau bukan milikku kau milik tuhan
kita adalah nyawa yang berserakan di dunia

ku mengendarai cinta dengan kekuatanmu
ku rindu dengan hadiah dari hatimu
ku kangen karena ..............
ku sayang karena ...............

andai kau tahu siksa waktu itu
kau pasti akan teriak
tapi aku tetap bertahan walau sakit
aku butuh kamu lebih dari biasa

tapi kenapa kau acuhkan aku
kau biarkan gejolak hati semakin besar
sampai rindu dan kangen tertumpahkan
dalam amarah yang besar bagai gelombang

perahu cinta ku mulai seimbang
karena maaf tapi entah mengapa
masih sisa rindu yang kau biarkan begitu saja
hingga aku meminta kau untuk tahu
tapi ....
kau hanya diam tetap aku harus yang meminta

Kamis, 01 Oktober 2009

puisi terkecil

besar bukanlah yang asli dari wajahnya, tapi dia sebenarnya kecil
awas mata bukanlah artinya dia tahu segalanya tapi dia itu buta
lurus bukanlah jalan yang dia jalani saat ini tapi entah apa...
dia...

hitam tak sama dari hitam yang sebenarnya
putih juga tak jauh dari apa yang ada didunia
hitam putih apalah yang bisa mengartikannya
hanya saja kita harus bisa memilihnya

katakan saja yang sesungguhnya dari apa yang kita terima
mengeluhkah dengan kata-kata yang bijak buat kita dan DIA
bukanlah sesuatu itu akan ada maknanya
kalo saja kita bisa diam dan tawakal pada-NYA

sujud jalan yang pertama dan kembali
jujur dan berani ungkapkan isi hati
tidurkan tubuh kita pada jalan yang di Ridhoi
sabar dalam pandangan dan ikhlaskan pada diri

sebarkan wanginya dosa
himpun keindahan yang asli indahnya
taklukkan dunia dengan doa dan usaha
berjalan lurus kedepan dengan punya tujuan
dan Wassaalam

Sabtu, 26 September 2009

Agungnya Cinta

betapa jauh mata memandang
walau jauh kan tampak kecil
walau dekat akan tetap sama
tapi bukan dengan yang satu ini

dia semakin jauh semakin menjadi laut
semakin tinggi makin dia biru
perasaan yang suci bagai putihnya awan
indah bagai biru langit yang indah

begitu jatuh padamu
semakin aku tahu arti hidup
semakin aku hidup saat dengar suaramu
semakin tinggi pula rindu ini

duhai kau sang elok yang santun
yang ramai dalam rindu
sepi dalam kepahitan
manis dalam tawa dan sayangmu

aku semakin sayang sama kamu
semakin aku artikan artimu
karna kau penting bagiku
duhai bulan yang menawa hatiku....?

bulan selaput malam

apakah aku mau jadi bintang kesiangan,,,,
aku kadang bingung,,,
tapi ini terjadi,,,
aku...
masih merasa,,,,
tidur dalam mimpi....?

Duhai bulan yang bersinar
kadang purnama kadang sabit
namun banyaknya sinarmu
buatku tertidur dalam ketenangan

ketenangan yang lelapkan mata
mata yang lelah bayangkan dirimu
dengan kekuatan bibir dan lidah
rangkai susunan kata yang sempurna

hingga memuji dengan pujian
yang sumbernya mudah tidak susah
dengan mengendarai sedekap dari syukur yang indah
dalam tarikan nafasku

dalam dadaku banyak kalung rindu
dengan butiran cinta dan kasih sayangmu
hingga terangkan dalam kegelapan rindu
yang tak kunjung putus karna sayangmu

Alangkah indahnya sinar purnamamu
dengan sinar dingin yang lembut
alangkah damainya sinar sabitmu
dengan sinar yang melambai kasih sayang

tapi terkadang dia tertutup awan
awan hitam yang kelam
membuat dia semakin tak terlihat dari wajah aslinya
hingga dia benar-benar kelam....

tapi aku sadari bahwa dia tetap sayang
dengan sinar yang anggun dan damai
hanya karena tertutup awan untuk sementara saja
entah berapa detik dia pun akan terlihat lagi

duhai bulan yang menawan
kaulah sinar yang berarti
berarti bagi diri ini
sungguh kau berarti....