Rabu, 20 Januari 2010

Artimu bagiku

Tanpa senyumanmu bahagiaku tak'kan sempurna...
Tanpa kehadiranmu hidupku terasa hampa...
Disetiap mimpi-mimpiku hanya kau yang slalu kudamba...
Disetiap langkah hidupku hanya kau yang slalu ku kutunggu...

Kasihmu meringankan derita hidupku...
Cintamu meluluhkan hatiku yang telah lama membeku...
Perhatianmu mengubah jalan hidupku...
Setiap detik ku'kan selalu mencintaimu,tanpamu ku bukanlah siapa-siapa...

Tak'kan ada badai yang meruntuhkan cintaku padamu...
Tak'kan ada ombak besar yang mengoyahkan hatiku untukmu...
Tak'kan ada lagi malam yang sunyi tanpa dirimu...
Ku'kan slalu mencintaimu setiap detik hidupku hingga nafas terakhirku...

Walau seribu derita kujalani ku'kan slalu mencintaimu...
Walau seribu cercaan kuterima ku'takkan berpaling darimu...
kau'kan slalu ada dihatiku sampai maut menjemputku...
Oh kekasih hatiku,kaulah anugerah terindah didalam hidupku...

Tolong.......

Raut wajahmu selalu terbayang
Suaramu selalu terngiang di telingaku
sentuhan tanganmu masih terasa
pelukanmu masih terasa hangat

Ku ingin selalu berada disisimu
ku mau ada saat kau terbangun
ku masih butuh belayan mesramu
ku tak mau kau pergi dariku

akankah dia dapat kumiliki kembali
akankah dia bisa kudapati lagi

Aku terjebak dalam lingkaran cinta
aku terjerembab dalam jurang asmara

tapi ku tak bisa berbuat apa-apa
ku hanya bisa terdiam dan membisu

aku memang seorang pecundang
aku memang gak punya keberanian
untuk berusaha mendapatkan kamu
untuk bisa hidup dengan kamu

tolong ajari aku...
tolong tuntun aku..
tolong bantu aku..
untuk bisa mendapatkan dirimu......

Minggu, 20 Desember 2009

"SAHABAT"

SAHABAT LAMA KU PERGI
DIA BEGITU SAJA PERGI
MENINGGALKAN SERIBU CERITA
TAK AKAN KULUPAKAN DIA

DIA MEMANG BAIK
BAIK DALAM KATA-KATANYA
INDAH DALAM TUTURNYA
LEMBUT DALAM PENYAMPAIANYA

KU TETAP MERAWAT DIA
DIA AKAN TUMBUH SELALU DALAM HATI INI
WALAU DIA PERGI ATAS NAMA KESALAH PAHAM
NAMUN KU TAHU DIA BEGITU KARENA DIA SAYANG

AKU PULANG DARI BERADABAN PENYAKIT
YANG TUMBUH BESAR DALAM OTAK KU
MENGIKATKU DALAM OBAT YANG TIADA HENTI
KU COBA BERALIH OBAT
TAPI TERAPI KU PULANG MENDAPATKAN
BAHWA SAHABAT LAMAKU PERGI
SAKIT TAMBAH SAKIT AKU TETAP TERIMA
KARENA SEMUA MEMANG SALAH DARI KU

Selasa, 15 Desember 2009

cerita malam

malam semakin sunyi, mereka selalu menyetubuhi diriku
selalu memperkosa tanpa batas yang sempurna
hingga semua terasa sesak dan tanpa sesal yang berakhir berduri
malam terus saja menyetubuhi diri ini

dari waktu yang selalu berjalan tanpa ada akhir terus saja menerobos
menghilangkan rasa yang ada dalam dada ini
aku menghitung mundur agar penyesalanku tak berlarut
tapi rasa ini selalu saja mengikuti diriku

aku teriak malah semakin tanpa ampun
mereka tak berhenti demi nafas yang tersendat
tersendat oleh kenyataan terindah tapi banyak halangan
akan semua berjalan dan aku tambah kuat
atau malah aku semakin benar-benar tak berdaya...

sampaikan ini akan berakhir
indah memang indah tak terlupakan
akan aku jalani semua dengan tanggung jawabku sebagai manusia
karena akhir dari semua ini adalah kebahagian
hanya bagaimana kita bisa bersyukur...dan menikmati semuanya....?

Selasa, 17 November 2009

geliat malam

waktu itu hujan turun merayapi dinding malam, di bawah lampu jalan aku berlindung
dari tetesan hujan, tapi terkena juga padahal air hujan tidaklah deras seperti biasa
lama kelamaan baju tipisku basah hingga celanaku rambutku mulai lemas oleh hujan yang meraba seluruh tubuhku, aku kedinginan, dimana ada atap untuk berteduh

dalam batinku bergumam hujan sialan aku sudah mandi masih terkena air
sialan............
tapi hujan terus saja merayapi malam dengan penuh sunyi dan ketenangan nya
waktu itu jam tanganku sudah berada dalam jarak malam sekitar sebelas lima belas
tapi masih berdiri di bawah jalan aku tak berdaya dengan geliat malam yang panjang dan sepi karna hujan....?

tak berujung

siang itu aku terbangun dari tidurku wajahku lelah berkeringat semangat
aku seperti habis mimpi berperang dan itu terjadi masih tetap sama
badanku basah sampai selimutku ternyata aku terbaring diatas air
air keringat ku sendiri bukan ketuban tapi kenapa aku tak berdaya Tuhan

pori-pori msih tetap sama bila panas terbuka, dingin menutup
tapi keringatku tak terhenti dia berputar tak wajar
apakah ini awal dari akhir yang tak berujung
kenapa harus ada cerita siang dalam tidurku yang lelah terbangun
dari kenangan yang hilang tapi kenapa berakhir tak berujung

Pagi yang sama

pagi ini masih sama seperti kemarin, masih seperti awal ketika aku datang
dengan seratus beban yang panjang, sampai aku tidak taha dan tak karuan
sudah tiga ratus hari lebih aku disini, menjalani kisah sendiri hari demi hari
semakin aku pelajari masalah-demi masalah aku mengerti kenapa masih ada

aku bangun lagi hari yang lalu dengan awal pagi tapi tetap masih sama seperti waktu itu pertama ada
aku merasa baru lahir dari rahim yang menutupi aku sampai aku terlahir
darahku masih terkumpul walau kesepian tapi masih merasakan yang sama
tak pernah berubah tidak sama dengan teman-teman ternyata pagi masih sama seperti pertama kali ada....