Selasa, 25 Agustus 2009

DuA hAl yang Utama

Nabi Muhammad bersabda yang artiya
" Ada dua perkara yang tidak bisa diungguli keutamaannya oleh yang lain yaitu:
1. Iman kepada Allah
2. Memberi manfaat kepada sesama muslim

memberi manfaat kepada sesama muslim bisa dengan ucapan, kekuasaan, harta benda, maupun tenaga.
maka dari itu marilah kita sebagai hamba Allah yang masih membutuhkan orang lain, yang dalam bahasa lain manusia adalah makhluk sosial. kembali pada arti yang sesungguhnya namun terkadang manusia masih mementingkan dirinya sendiri dari pada orang lain padahal ketika kita sudah memberikan bantuan atau pertolongan pada orang lain, kita jelas-jelas akan mendapatkan pahala. dan ibadah bukanlah hanya sekedar sholat saja namun bisa saja dengan melakukan kebaikan untuk orang lain, contoh kecil kadang kita bila berjalan sendiri dan bertemu dengan orang lain , apabila orang yang berpas-pasan dengan kitaorang yang kita kenal maka kita akan tersenyum, namun apakah ketika berpas-pasan dengan orang lain yang tidak kenal apakah kita akan memberikan senyum itu hanya senyum apakah sudah melakukan kebaikan kecil semacam itu.
dan apakah kita itu sudah benar-benar iman kepada Allah dan apakah kita sudah kembali dari apa yang telah Allah turunkan dari ayat-ayat_Nya yang Agung apakah kita sudah mengamalkan kata iman bukan hanya tapi di tindak lanjuti dalam kegiatan kita setiap harinya. mungkin apabila kita sudah tahu betul makna arti dari kata iman yang sesungguhnya mungkin sesama manusia tidak akan saling bermusuhan satu sama lain. tapi kita juga di beri kenikamatan nafsu dan lain sebagainya. maka dari itu marilah kita jaga diri kita sendiri dan keluarga dari melepas iman dan taqwa kepada Allah SWT.

dalam hadis Rasulullah SAW bersabda:
" barang siapa berada pada pagi hari tanpa bermaksud menzhalimi seorang pun, maka dosa-dosanya diampuni. Barang siapa berada pada pagi hari dan berniat untuk menolong orang yang teraniaya serta memenuhi kkeperluan orang Islam, maka ia mendapatkan pahala seperti pahala haji mabrur.

Sabtu, 22 Agustus 2009

Ketika datang Bulan yang penuh Hikmah

bukan penuh hikmah telah tiba saat mari kita mulai berbenah diri dalam mejalan hidup yang sesungguhnya...karena setiap insan yang hidup akan selalu berputar dengan waktu dari hidup pasti akan mati. maka dari itu kita mulai merancang banguna iman kita yang baru yang lebih kuat dan kokoh...?>
Marhaban Ya Ramahdhan...?

Jumat, 14 Agustus 2009

'MengaPa Ada Cinta"

Mengapa Ada Cinta
Cinta tidak akan lenyap dari keadaan apapun dalam hidup dan kehidupan kita, cinta pun selalu menghiasi hati dengan berbagai perasaan, dengan warna berbeda rupa, denga wujud yang tidak sama dan cinta senantiasa berubah berpindah dan berganti dari satu tujuan ke tujuan lainnya. sifat pun tidak pernah tetap, terkadang ia melambai dengan lembut dan mesra bagai desiran angin pegunungan membelai alam penuh kemanjaan. Terkadang cinta datang seketika bergelora bagaikan gelombang samudra ia bergetar bagaikan gempa atau meledak laksana gunung yang murka.
Cinta itu abadi, tapi mencintai dan dicintai tidak ada yang abadi dan yang abadi adalah cinta kepada Dzat Yang Menguasai alam ini.
Cinta adalah perasaan yang amat tinggi, sangat kuat pengaruhnya di dalam diri manusia, cinta menjadi sumber kekuatan yang dahsyat. lantaran cinta orang rela berkorban apa saja, cinta datang tanpa ada yang memaksa dan jika cinta sudah datang, siapakah yang mampu menolaknya.
cinta datang tanpa kita duga sebelumnya, terkadang kita tidak menginginkan kehadirannya, tapi jika ia datang kita tetap menerima dengan hati suka cita dan gairah meluap hingga menembus ketenangan sukma.
Masih ingat kata pepatah" tak ada asap kalau tak ada api", maka cinta pun demikian halnya, cinta datang buka tanpa sebab, dia datang dari hasil pertemuan antara dua pribadi yang keduanya sama membutuhkan perhatian dan ia akan bersemi bila pertemuan diulang beberapa kali dengan menanamkan jasa dan budi yang dapat menyuburkan hati.
sekarang kita coba mengoreksi pada diri kita sendiri dari mana,,,, datang cinta anda pada pasang anda,,,,,? selamat berpikir dan merenungi diri,,,,?



"FaTwA CINTA"

Mencintai Cinta

Manusia yang sehat
dan berakal saja yang dapat merasakan cinta
Manusia gila (dalam arti sebenarnya)
tidak akan pernah merasakan cinta.
Begitu juga manusia yang gila harta,
kedudukan dan gila seks
tidak akan pernah merasakan Cinta.
Atau pernahkah Anda melihat
cinta pada binatang? pasti tidak
cINTA ada pada Manusia
burung tidak bercinta
kambing tidak romantis
cinta pun bukan seks
bukan pula hubungan intim
tapi sedikit manusia yang seperti binatang, menganggap cinta adalah Seks.

Rabu, 22 Juli 2009

"UntuK Dia yang terkasih"

Kebahagiaan adalah milik-Nya, kesedihan juga milik-Nya. tapi kenapa kita sering terlena akan keberadaan Dia yach, semakin kita merasakan kasih sayang dari seseorang maka makin besar kita harus tahu siapa kita ini. seandainya kita bisa tahu asal dari mana datangnya suatu kecocokkan, keakraban dan keindahan bersendau gurau dengan dia mungkin kita bisa tahu asal perasaan yang tumbuh semakin menjadi pohon besar tinggal bagaimana kita memberikan nutrisi pada pohon itu.
semakin kita beri pupuk atau nutrisi pada pohon itu kita setidaknya tahu siapa dan bagaimana perasaan ini tumbuh dan berbunga, apa karena kita sudah bisa memahami satu sama lain hingga tanpa batas kesadaran kita sering merangkul perasaan kita ini hingga kita terbang tinggi dalam pertengkaran hati bahkan pikiran kita.
perasaan adalah sebuah kekayaan bagi kita tapi kenapa kita terkadang terlena dengan perasaan kita sendiri, apakah kita sudah begitu jauh melangkah atau karena kita membiarkan rasa ini terus berkembang dan apakah kita sekarang sudah menjadi manusia yang utuh untuk diri kita, atau malah kita sedang latihan memanjakan perasaan kita, atau apalah namanya.
untuk terkasih yang bersedih bukan hanya dirimu lebih-lebih perasaan ini sungguh terbakar habis sampai rasa ini tak berarti lagi bagi diriku. apakah aku harus berjalan dengan bertentangan dengan yang lain. sekarang bagiku adalah yang terpenting tidak bertentangan dengan TUHAN.

Sabtu, 20 Juni 2009

Kebesaran Tuhan dan Nikmatnya

di malam sepi waktu terus saja berlalu tanpa adanya jeda. waktu terus mengikis keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan yang selalu terlimpah kan rahmat dan Hidayahnya. sholawat kita selalu limpah curang kan kepada Nabi kita Nabiyyuna Muhammad SAW. yang kita harapkan sya'atnya kelam di yaumil kiyamah.
Tuhan telah berseru kepada kita untuk selalu dan selalu taat akan perintahnya dan selalulah mendekat kepada-NYA. tapi terkadang kita akan mendekat sudah ada banyak rintangan di depan mata kita. terkadang kita siap untuk menghadapi terkadang kita terkecoh oleh apa yang ada di depan mata kita tersebut. maka dengan dengan pemantapan hati yang tulus Ikhlas karena mengharap Ridho Allah segala sesuatu yang berat akan tersa ringan tanpa adanya, kekurangan kita selalu merasa cukup dengan kenikmatan yang ada itu.
begitu besar nikmat Allah tanpa ada yang bisa menggantikan apabila ada itu hanya bersifat sementara dan tiada ada yang kita bisa buat kecuali kita patuh dan taat akan aturan Allah yang kita jalani terasa ringan bila kita selalu mengharapkan Ridhonya, tapi cara mencari Ridho itulah yang sulit untuk menerima kenikamatan yang kita terima itu. maka jalan satu-satu adalah kita selalu terima tidak berkomentar akan kenikmatan dari Allah. maka dari itu kita coba untuk melaksanakan kesunnah dalam hari-harinya tanpa adanya mengeluh kesah, dan kita akan terima dengan syarat:
1. awalilah segala sesuatu dengan mengucapkan dua kaliamt syahadat.
2. berusahalah untuk bisa berwudlu setiap akan kita berangkat kerja atau berangkat kegiatan.
3. saumlah (puasa) sunnah
4. selalu berdzikir nama Allah SWT
5. terbarkan lah salam kepada sesama muslimin atau muslimat.
6. bacalah sholat atas nama Nabi Muhammad SAW
billa salah satu dari syarat itu kita jalani secara istiqomah insya Allah akan mendapatkan ketenangan jiwa yang sesungguhnya. maka dari itu usahakanlah segala sesuatunya dengan selalu mengharapkan Ridho Allah SWT. tapi sebelum kita melaksanakan syarat yakinlah bahwa kita bisa melaksanakan hal-hal yang 6 itu secara sadar dan tanpa adanya riya atau pun rasa yang lain kecuali mengharapkan Ridhonya Allah SWT.

Kamis, 18 Juni 2009

Ketika Dunai menjadi Pelarian...?

Dunia adalah planet yang kesekian kalinya dari ciptaan Allah. dan di dalam dunia ini manusia akan terbentuk dari yang biasa-biasa saja sampai yang menjadi luar biasa. namun terkadang kita lupa bahwa kita adalah masih termasuk makhluk tuhan yang kecil untuk kesempurnaan-NYA.
oleh karena itu Allah masih menciptakan makhluk yang lain menjadi penyeimbang dari adanya malaikat , jin dan setan dan yang terakhir adalah manusia itu sendiri. namun dalam diri manusia itu masih ada makhluk kecil yang lebih berbahaya yaitu, nafsu, disinilah manusia mulai perang dari nabi yang pertama sampai dengan nabi yang terakhir. dalam beberapa lembaran Al-Qura'an sudah banyak sekali surat yang menerangkan manusia itu sendiri. yupz,,,?
pada suatu saat akan adanya tempat untuk manusia melarikan diri dari syurga atau pun di turunkan kebumi. yach...? bertahun-tahun bahkan bumi yang kita injak ini sudah menjadi saksi bisu yang begitu bisu tanpa adanya komunikasi pada manusia. terkadang kita lupa akan keberadaan kita ini.
ketika sudah bisa merawat kekayaan bumi yang ada kita semakin di uji dengan kekayaan yang ada itu. tapi bagi manusia yang akan kembali pada jalan Allah adalah selalu ingat akan dirinya siapa "KITA" dimata Allah hanya orang yang berakqwa. mari kita mengaca pada diri kita, apakah kita sudah benar-benar berkaca pada KEnikmatan dari Allah.
Allah tidak pernah memaksakan kenikmatan Allah dengan jalan yang berbeda-beda. jalan menuju syurga adalah pintu seribu pintu, tapi apakah kita sudah benar-benar memanfaatkan kita berada dalam bumi ini.
mulai dari detik ini mari kita proklamasikan pada hati kita untuk selalu taat pada perintah nya dan menjauhi Larangan-Nya. di mulai dari da;am atrmosfir hati kita, dan dari hati kita mulai berani maju untuk merubah kita di dunia ini jangan jadi bumi ini menjadi "ketika dunia menjadi pelarian" ya kita sudah lari dari ketidak berdayaan yang mendorong kita untuk bisa berbuat baik pada diri sendiri dengan sarana merendahkan diri kepada maklhuk yang lain agar kita terjaga dari nafsu yang begitu beringas...?
"Dunia adalah penyelesaian dari kita untuk melanjutkan sumpah kita kepada Allah ketika mau dilahirkan kebumi ini" dan sudahlah jelas sekali kita ini adalah makhluk yang kecil ketika kita tidak bisa memanfaatkan keberadaan kita dalam dunia ini. dan jangan jadikan dunia ini sebagai alam yang terakhir jangan sekali-sekali kita berpandangan demikian padahal kita tetap akan kembali pada-NYA.